Kamis, 25 September 2014

CARA MEMBUAT KALUNG MACRAME SEGI 16 ( Karya I A )




Perkembangan mode untuk saat ini berkembang sangat pesat. hal ini bisa dilihat dengan banyaknya model pakain,tas, bahkan aksesoris - aksesoris unik serta baru yang bermunculan. Aksesoris khususnya kalung memiliki banyak fungsi jadi sangat digemari oleh para remaja putri. Selain itu  sangat banyak model yang unik dan menarik yang bisa kita jumpai dan bisa disesuaikan dengan fashion yang dikenakan. Setiap fashion yang digunakan memiliki kesesuaian dengan fashion yang dikenakan jadi banyak remaja putri yang memiliki koleksi kalung dalam lemari atau kamarnya.  Bagi remaja putri, agar lebih percaya diri dan tampil gaya, bisa menggunakan aksesoris yang cocok dan tepat untuk dipakai, baik digunakan untuk kuliah, kampus atau pun jalan-jalan.


Saat ini aksesoris kalung yang sangat digemari oleh para remaja adalah jenis kalung yang sederhana dan tidak menor. Kalung ini sangat cocok untuk para remaja putri karena bisa dipakai untuk kapan saja, baik itu untuk ke kampus, jalan - jalan maupun acara - acara formal karena bentuknya yang casual. Selain itu, cara membuatnya juga gampang.

Yuuuk belajar membuat kalung !! 
Alat dan Bahan :



Langkah - langkah membuat kalung macrame segi 16 :

1. Siapkan tali biru dan coklat sebanyak 4 potong. 1 tali berwarna biru, dan 3 tali berwarna coklat dan potong masing – masing ukuran ± 80 cm.


2. Siapkan sterofom (gabus) dan jarum pentul. Gabus akan digunakan untuk alas pada saat membuat simpul.


3. Ikat tali warna biru pada jarum di bagian kiri dan kananya, kemudian tancapkan ke gabus yang sudah disiapkan tadi.



4. Buat simpulan pertama seperti contoh menggunakan tali coklat tadi pada tali biru yang ditancapkan ke gabus. Simpul 3 buah tali seperti contoh di bawah.




5. Selanjutnya ambil tali biru disebelah kiri dan lakukan simpulan seperti contoh secara lurus.



6. Buat simpul seperti diatas sampai 3 potong tali. Kemudian buat jarak secara miring dan tetap menggunakan simpul seperti tadi, namun diambil dari bagian kanan Lakukan simpul – simpul tersebut sampai 2 potong tali kemudian ambil tali sebelah kiri dan lakukan simpul yang serupa. Begitupum selanjutnya sampai bentuknya melingkar dan membantuk segi 16.


9. Satukan kedua sisi kalung, kemudian potong sisa tali dan bakar sedikit agar lebih rapi.

8. Potong 2 buah tali masing – masing warna coklat dan biru kira – kira 80 cm. Tali ini akan digunakan sebagai kalung. Lalu masukkan manik – manik sebagai penahan agar talinya tidak copot. Kalung macrame segi 16 siap dipakai.


Selamat Mencoba :)

Intermedia

KONSEP KARYA “KALUNG MACRAME”

          Kata makrame berasal dari bahasa Turki. (Turki: Ma-kra’ma atau Miqramah) Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, dijelaskan : bentuk suatu kerajinan simpul-menyimpul dengan menggarap rangkaian benang pada awal atau akhir suatu hasil tenunan, dengan membuat berbagai simpul pada rantai benang tersebut sehingga terbentuk aneka rumbai dan jumbai. 

Kerajinan menyimpul atau mengikat tali sudah lama dikenal di negara kita. Sebagai contoh dapat kita lihat alat penangkap ikan, seperti jala, jaring, sair (sunda), bahkan sampai perlengkapan pakaian, seperti topi, sarung tangan, kaos kaki, keranjang atau tas, dan masih banyak lagi contoh lainnya, yang semuanya dikerjakan dengan teknik simpul, dengan mengandalkan ketrampilan tangan, tanpa menggunakan alat bantu mesin.

Saat ini penampilan terutama bagi kaum perempuan merupakan hal yang paling utama, setiap perempuan selalu ingin tampil cantik dan anggun. Salah satu aksesoris wajib yang digunakan adalah kalung. Kalung macrame ini  memiliki bentuk yang sederhana dan sangat cocok untuk remaja – remaja yang menyukai bentuk yang simple. Selain harganya yang terjangakau, bahan yang digunakan untuk membuat kalung inipun sangat mudah didapatkan. Biasanya kalung yang kita temukan selalu menggunakan manik – manik atau emas. Kalung ini saya buat untuk membuktikan bahwa untuk tampil cantik tidak perlu glamour atau memakai barang – barang yang mahal.

Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat kalung macrame adalah :
1.     Tali kebaya / tali kancing warna biru dan coklat untuk membuat kalung segi 16, dan tali / benang tampar warna merah muda dan coklat untuk kalung owl.
2.     Manik – manik
3.     Jarum pentul
4.     Sterofom (gabus)
5.     Gunting

            Kenapa saya memilih tali sebagai bahan utama ? tali merupakan bahan yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari  hari bahkan menjadi bahan utama untuk kehidupan sehari – hari seperti alat – alat pacing, jaring, dsb. Namun tali jarang digunakan untuk bahan aksesoris. Karena alasan itulah saya ingin memunculkan ide – ide baru serta kreativitas baru, dimana tali tidak hanya digunakan untuk membuat benda – benda fungsional terutama untuk rumah tangga saja, namun tali juga bisa digunakan untuk membuat benda hias seperti aksesoris kalung yang bernialai estetis.
Disini saya menggunakan bentuk – bentuk yang sederhana seperti segi 12 dan segi 16 atau bentuk burung hantu (owl), karena saat ini para remaja termasuk saya sangat menyukai bentuk – bentuk yang sederhana dibandingkan dengan bentuk yang terlalu rame dan glamour, selain itu bentuk burung hantu menjadi fenomal untuk dijadikan aksesoris karena dianggap unik dan memiliki filosofi yang menarik terutama bagi kaum perempuan yaitu

        Warna yang saya gunakan adalah warna – warna soft, seperti warna biru, merah muda, dan coklat. Warna – warna ini adalah warna yang sangat disukai oleh remaja – remaja dan paling dominan dipilih. Selain itu, warna biru dan pink juga melambangkan kelembutan, keharmonisan, kebebasan, serta warna yang sering digunakan oleh kaum perempuan. Kalung ini juga memiliki arti bahwa cantik tidak harus menor tetapi cantik itu bisa kita dapat dari kesederhanaan.